SEGENAP UMAT STASI MUGOUDA , MENGUCAPKAN SELAMAT PERESMIAN
GEDUNG GEREJA KATOLIK DAN MERAYAKAN PESTA BERLIAN 75 TAHUN (1951 – 2026) PAROKI
UGAPUGA
Segenap umat Gereja Katolik Stasi Mugouda – Santa Maria
Fatima turut bersukacita dan mengucapkan selamat atas peresmian gedung
gereja baru serta Pesta Berlian 75 Tahun (1951–2026) masuknya Injil
di Lembah Kamu. Momen bersejarah ini dirayakan bersama Paroki Santo Yohanes
Pemandi Ugapuga, Dekenat Kamapi,.
Puncak perayaan ini dipusatkan di Kampung Ugapuga, Kabupaten
Dogiyai, Papua Tengah. Acara ini menjadi sangat sakral karena dirangkai dengan
kunjungan pastoral dan pemberkatan oleh Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus
Bofitwos Baru, OSA. Uskup juga melakukan ziarah sejarah dengan memberkati makam
para perintis dan penerima Injil pertama di wilayah tersebut.
Tonggak sejarah ini bermula pada 24 Juni 1951 ketika
misionaris OFM (Ordo Fratrum Minorum), Pastor Yohanes Pelinus Steetempol, OFM,
membawa dan menaburkan benih iman Katolik di Lembah Kamu. Selama 75 tahun
perjalanan iman, wilayah ini telah melahirkan banyak pewarta dan tokoh penting
yang menyebarkan ajaran agama di seluruh pelosok.
Semoga dengan diresmikannya gedung gereja yang baru dan
perayaan Pesta Berlian ini, iman umat Katolik di Dekenat KAMAPI semakin bertumbuh
dewasa dan menjadi berkat bagi seluruh masyarakat.
Proficiat! Selamat dan sukses atas peresmian gedung gereja
baru sekaligus perayaan Pesta Berlian 75 tahun masuknya Injil di Lembah Kamu.
Ini adalah tonggak sejarah yang sangat luar biasa bagi seluruh umat.
Ucapan Selamat Resmi
Mengucapkan:
Poin Penting Sejarah & Makna Perayaan
- 75
Tahun Iman: Menandai tiga perempat abad perjalanan iman umat Katolik
di Lembah Kamu sejak tahun 1951.
- Mengenang
Perintis: Menghormati dedikasi Pastor Yohanes Pelinus Steetempol, OFM
yang membawa kabar gembira pertama kali.
- Rumah
Ibadah Baru: Peresmian gedung gereja menjadi simbol pertumbuhan iman
dan persatuan umat yang semakin kokoh.
- Pusat
Sejarah: Ugapuga menjadi tempat bersejarah yang menyalakan lilin iman
bagi seluruh wilayah sekitarnya.
%20(1).png)
%20(2).png)


0 Komentar