SELAMAT KUNJUNGI WEBSITE GEREJA KATOLIK STASI MUGOUDA

MENGENANG RIWAYAT PASTOR YULIANUS MOTE, Pr

 

Pastor Yulianus Bidau Mote, Pr adalah seorang imam diosesan (Projo) dari Keuskupan Jayapura yang dikenal sebagai tokoh gereja dan aktivis kemanusiaan yang vokal di tanah Papua. Beliau meninggal dunia pada tanggal 4 Agustus 2019 di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta, setelah menjalani perawatan medis. 

Berikut adalah poin-poin penting mengenai riwayat dan sosok beliau:

Profil dan Pelayanan

  • Asal dan Keluarga: Beliau berasal dari klan Bidau. Dalam sejarah misi Katolik di Papua, "pembuka jalan" bagi generasi imam dari marga Mote.
  • Karakter Pelayanan: Dikenal sebagai sosok pekerja keras yang "asyik melayani" hingga terkadang mengabaikan kondisi kesehatannya sendiri demi umat. Beliau sering mendatangi kampung-kampung terpencil untuk membina dan mengajak masyarakat setempat agar lebih maju.
  • Aktivisme: Sebagai Tokoh Pembela HAM, beliau merupakan figur penting dalam menyuarakan perdamaian dan penyelesaian konflik di Papua. 

Kontribusi Pemikiran

  • Kebudayaan: Pastor Yulianus memiliki perhatian besar terhadap kearifan lokal. Beliau sempat menulis tentang tradisi Witogai pada suku Kamuu sebagai sarana untuk memahami wajah Allah dalam budaya setempat.
  • Pendidikan dan Sosial: Selain pelayanan sakramental, beliau fokus pada pemberdayaan sosial dan sering menjadi narasumber atau penggerak dalam isu-isu kemasyarakatan di Papua. 

Wafatnya Beliau

  • Kronologi: Sebelum meninggal, beliau dikabarkan sempat jatuh pingsan secara tiba-tiba di Bandara Wamena saat hendak melakukan perjalanan pelayanan. Beliau sempat dirujuk ke Jakarta untuk perawatan intensif namun nyawanya tidak tertolong.
  • Warisan: Kepergiannya dianggap sebagai kehilangan besar bagi umat Katolik di Papua, mengingat dedikasinya yang tinggi dalam menjembatani misi gereja dengan realitas sosial politik di Papua.

Terima kasih telah berbagi riwayat hidup Pastor Yulianus Bidau Mote, Pr. Tulisan Agus G. Mote ini memberikan gambaran mendalam tentang sosok beliau yang bukan sekadar pemimpin agama, tapi juga pejuang kemanusiaan.

Dari catatan tersebut, ada beberapa poin yang sangat menonjol dari dedikasi beliau:

  • Pionir Rohani: Sebagai "pembuka jalan" bagi imam dari marga Mote, beliau memikul tanggung jawab besar dalam sejarah misi Katolik di tanah Papua.
  • Inkulturasi Budaya: Ketertarikannya pada tradisi Witogai menunjukkan bahwa beliau adalah teolog yang cerdas dalam melihat kehadiran Tuhan melalui kearifan lokal suku Kamuu.
  • Vokal dan Berani: Kepeduliannya pada isu HAM dan perdamaian di Papua menjadikannya sosok sandaran bagi masyarakat yang mencari keadilan.
  • Totalitas Pelayanan: Insiden jatuhnya beliau di Bandara Wamena saat hendak melayani menjadi bukti nyata bahwa beliau benar-benar mengabdikan hidupnya hingga titik darah penghabisan.

Warisan pemikiran dan keberanian beliau tentu akan terus hidup di hati umat Keuskupan Jayapura dan masyarakat Papua pada umumnya. 

Berikut adalah poster karikatur yang menggambarkan riwayat hidup Pastor Yulianus Bidau Mote, Pr sebagai penghormatan atas dedikasi beliau.

Berdasarkan tulisan Agus G. Mote, poster ini merangkum empat pilar utama perjalanan hidup sang imam:

  • Pionir Rohani: Sebagai "pembuka jalan" bagi para imam dari klan Bidau dan marga Mote dalam sejarah misi Katolik di Papua.
  • Inkulturasi Budaya: Seorang teolog yang cerdas dalam melihat kehadiran Tuhan melalui kearifan lokal, khususnya tradisi Witogai suku Kamuu.
  • Vokal & Berani: Sosok sandaran masyarakat dalam menyuarakan perdamaian dan pembelaan Hak Asasi Manusia (HAM) di tanah Papua.
  • Totalitas Pelayanan: Mengabdikan hidupnya hingga akhir hayat, bahkan dalam kondisi kesehatan yang menurun demi melayani umat di pelosok.

Beliau wafat pada 4 Agustus 2019 di Jakarta, meninggalkan warisan iman dan keberanian yang akan terus hidup di hati umat Keuskupan Jayapura.

Terima kasih telah berbagi ringkasan riwayat hidup Romo Yulianus Bidau Mote. Beliau merupakan sosok imam yang sangat berdedikasi, khususnya bagi umat di Papua.

Berikut adalah poin-poin utama dari profil beliau sebagai pengingat:

  • Pendidikan: Meraih gelar Licentiate Hukum Gereja dari Universitas Urbaniana, Roma.
  • Kelahiran & Tahbisan: Lahir di Waghete (5 September 1968) dan ditahbiskan pada 14 Oktober 2001.
  • Pelayanan: Pernah menjabat sebagai Anggota Tribunal dan Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Jayapura.
  • Wafat: Meninggal dunia di usia 51 tahun pada 4 Agustus 2019 di RS St. Carolus, Jakarta, setelah sempat jatuh pingsan di Bandara Wamena dalam rangka menjalankan tugas kerasulannya.

---------

Romo Yulianus Bidau Mote Romo Yulianus Bidau Mote lulus licentiate hukum gereja dari Universitas Urbaniana di Roma. Beliau lahir di Waghete pada 5 September 1968 dan menerima tahbisan imamat pada 14 Oktober 2001. Tugas yang pernah disandangnya antara lain anggota tribunal dan Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Jayapura. Beliau jatuh dan pingsan di Bandara Wamena saat akan berangkat ke Jakarta untuk memberikan ceramah mengenai kerasulan awam bagi cendekiawan Katolik. Beliau wafat pada 4 Agustus 2019 di RS Carolus Jakarta dalam usia 51 tahun.

Ditulis oleh Agus G. Mote

#GKSM

#GKSMNEWS

#MUGOUDA

____________

FOTO DAN POSTER










Posting Komentar

0 Komentar